Sangatta, September 2026 — Primabaca Perpustakaan YPPSB menjadi ruang yang penuh inspirasi pada Minggu, 20 September 2026, saat Periska HR KPC dan Periska YPPSB berkolaborasi menggelar kegiatan Happy Writing bersama penulis nasional Afifah Afra dengan tema “Woman, Words, Stories.” Kegiatan yang terbuka untuk umum ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dari Periska HR, Periska YPPSB, maupun masyarakat umum dari Kampung Dongeng dan Forum Penulis Kutai Timur.
Kehadiran peserta yang beragam menjadi warna tersendiri dalam kegiatan ini. Tidak hanya ibu-ibu yang mendominasi kegiatan ini, beberapa bapak penggiat literasi pun turut hadir dan menyimak jalannya kegiatan dengan penuh antusias. Membuktikan bahwa dunia kepenulisan adalah ruang yang terbuka untuk siapa saja.
Dalam sesi materi, Afifah Afra menyampaikan berbagai teori kepenulisan yang dikemas dengan hangat dan menyentuh. Beliau membuka dengan sebuah refleksi:
“Menulis itu salah satu cara untuk menyelesaikan apa yang belum selesai di dalam diri kita.”
Beliau juga mengajak para peserta untuk merenungkan kondisi kehidupan modern yang penuh tekanan di mana kita hidup di era “seharusnya”: seharusnya begini, seharusnya begitu. Di satu sisi hal ini bisa menjadi motivasi, namun di sisi lain dapat menimbulkan tekanan ketika harapan melampaui kemampuan. Di sinilah menulis hadir sebagai ruang untuk bernapas dan berefleksi.
Beberapa poin yang disampaikan Afifah Afra antara lain:
– Menulis sebagai ruang refleksi diri — menuangkan pikiran dan perasaan yang belum terselesaikan
– Menggali ide dari pengalaman sehari-hari — karena cerita terbaik lahir dari hal-hal yang paling dekat dengan kita
– Menulis dengan sudut pandang “aku” — menemukan suara dan perspektif yang autentik
– Menemukan versi lain dari cerita dominan — berani keluar dari narasi yang selama ini membatasi
Sesi materi kemudian dilanjutkan dengan free writing, sebuah praktik menulis tanpa mengedit terlebih dahulu yang menjadi salah satu prinsip utama yang ditekankan Afifah Afra. Para peserta diajak untuk mengalirkan tulisan secara bebas, melatih keberanian untuk mengekspresikan diri tanpa takut salah, karena menulis yang baik dimulai dari keberanian untuk memulai.
Melalui kegiatan Happy Writing ini, Periska HR KPC dan Periska YPPSB berharap semakin banyak perempuan — dan siapa saja — yang menemukan kekuatan dalam kata-kata, dan menjadikan menulis sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang bermakna.









