YPPSB Selenggarakan Penguatan Motivasi dan Budaya Kerja: “Menjadi Guru dan Karyawan PRIMA”

YPPSB menyelenggarakan kegiatan Penguatan Motivasi dan Budaya Kerja bagi seluruh guru dan karyawan dengan tema “Menjadi Guru dan Karyawan PRIMA” pada Selasa, 3 Maret, pukul 13.30–15.30 WITA. Kegiatan ini berlangsung di Aula SD 3 dan diikuti oleh seluruh guru serta karyawan YPPSB.

Hadir sebagai pemateri, Pak Apud Kusaeri, S.Pd., M.Si., seorang trainer nasional yang telah berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia serta beberapa negara untuk memberikan pelatihan dan motivasi. Beliau memiliki keahlian dalam berbagai topik, di antaranya corporate value, leadership, dan character building.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Apud menguatkan kembali makna PRIMA, yang selama ini menjadi nilai dan slogan YPPSB, yaitu: Profesional, Religius, Integritas, Mutu, dan Adaptif. Ia menekankan bahwa sebagai guru dan karyawan di lingkungan pendidikan, penting untuk menanamkan nilai moral sejak dini kepada peserta didik agar tumbuh rasa hormat (respect).

Menurut beliau, “Respect lebih baik daripada perfect.” Artinya, membangun rasa hormat jauh lebih bermakna daripada sekadar mengejar kesempurnaan. Ketika seorang guru atau karyawan mampu menanamkan nilai tersebut, maka penghormatan akan tetap ada, bahkan ketika bertemu peserta didik di luar lingkungan sekolah.

Sebagai ilustrasi, beliau membagikan kisah inspiratif tentang seorang petugas keamanan bernama Pak Mus yang menerima penghargaan dari PT KAI karena sikap empatinya kepada seorang ibu yang sedang sakit. Dengan penuh tanggung jawab, Pak Mus mengizinkan sang ibu untuk tidur di kursi prioritas dan bersedia menjadi penjamin apabila ada penumpang lain yang keberatan atau memprotes. Sikap tersebut lahir dari nilai respect yang telah tertanam kuat dalam dirinya.

Lebih lanjut, Pak Apud menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan melalui keteladanan dan pembiasaan sejak dini. Di sinilah peran guru menjadi sangat penting. Menanamkan budaya dan karakter pada anak-anak membutuhkan konsistensi dan tanggung jawab, karena keunggulan besar dibangun oleh kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Pak Apud beberapa kali mengajak berdialog sejumlah guru melalui pertanyaan-pertanyaan reflektif yang telah disiapkan. Ia juga memberikan kuis singkat untuk menjaga fokus peserta sekaligus memastikan materi yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi benar-benar dipahami dan dapat diaplikasikan dalam keseharian.

Acara berjalan dengan baik dan sarat makna. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan YPPSB semakin termotivasi untuk terus mengajar, mendidik, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab, semangat, serta menjunjung tinggi nilai respect dalam setiap peran yang dijalankan.