Terima Kasih atas Dedikasi yang Tak Ternilai, YPPSB Lepas Tiga Guru Terbaik Menuju Purnabakti

Sangatta, September 2026 — Suasana haru bercampur hangat menyelimuti Aula Jenderal Sudirman pada Jumat, 28 Agustus 2026, saat YPPSB menggelar acara perpisahan untuk tiga guru terbaik yang memasuki masa purnabakti yaitu Bapak Imam Masruri dan Ibu Neny Kurniawati dari SD YPPSB 1, serta Ibu Suparmi yang akrab disapa Bu Ami dari TK YPPSB. Ketiganya merupakan guru-guru terbaik yang telah mengabdikan diri dengan sepenuh hati untuk YPPSB. Pak Imam dan Bu Ami selama kurang lebih 31 tahun, sementara Bu Neny telah menemani perjalanan YPPSB selama kurang lebih 17 tahun. Totalnya, lebih dari tujuh dekade pengabdian yang telah mereka curahkan bersama untuk dunia pendidikan di lingkungan YPPSB.

Acara ini dihadiri oleh ketua pengurus, jajaran manajemen YPPSB, seluruh guru TK dan SD YPPSB 1, serta perwakilan guru dari masing-masing unit lainnya.

Rangkaian acara dibuka dengan iringan musik dari murid SMA Prima YPPSB kemudian ada penampilan istimewa dari unit TK dan SD YPPSB 1 sebagai bentuk penghormatan kepada ketiga guru yang akan meninggalkan YPPSB. Unit TK menghadirkan kejutan yang mengharukan sekaligus menggemaskan, sebuah drama podcast singkat yang secara khusus mendatangkan Chrisye, idola Bu Ami, sebagai persembahan penuh kasih untuk sang guru tercinta. Tak kalah menyentuh, unit SD YPPSB 1 mempersembahkan lagu yang telah diubah liriknya secara khusus, setiap kata yang dinyanyikan terasa begitu dalam dan penuh makna, mengundang haru seluruh hadirin yang menyaksikan.

Keharuan semakin terasa ketika ditayangkan video perjalanan dari ketiga guru tersebut selama berada di YPPSB, merekam jejak panjang dedikasi, pengorbanan, dan cinta yang telah mereka curahkan untuk dunia pendidikan di lingkungan YPPSB. Setiap momen yang tersaji dalam layar seolah menjadi pengingat betapa besar peran yang telah mereka mainkan dalam membentuk generasi demi generasi di YPPSB.

Pada kesempatan tersebut, Pak Imam, Bu Ami, dan Bu Neny juga diberikan waktu untuk menyampaikan kesan dan pesan mereka kepada para teman sejawat dan seluruh hadirin. Kata-kata yang keluar dari hati para pendidik yang telah berpuluh tahun mengabdi ini menjadi momen paling mengharukan sepanjang acara berlangsung karena penuh rasa syukur, kenangan indah, dan doa-doa tulus untuk YPPSB ke depannya.

Sebagai penutup, ketiga guru purnabakti ini menerima cindera mata dari pengurus hingga perwakilan unit SMA. Sebuah simbol penghargaan atas seluruh kontribusi yang telah mereka berikan. Acara kemudian ditutup dengan persembahan terakhir yang tak kalah memukau dari Korsik Marching Band Waditra Prima Sangatta (MBWPS) yang membawakan lagu yang menyentuh hati dan menjadi penutup yang sempurna di hari yang penuh kenangan itu.

Perpisahan ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi yang diberikan oleh Pak Imam, Bu Ami, dan Bu Neny selama bertahun-tahun mengabdi di YPPSB sungguh berarti dan tidak akan pernah terlupakan. Jejak mereka akan selalu terasa di setiap ruang kelas, di setiap senyum dan tawa siswa, dan di setiap hati yang pernah mereka sentuh.

Selamat memasuki masa purnabakti, Pak Imam, Bu Ami, dan Bu Neny. Terima kasih atas segalanya, YPPSB akan selalu mengenang kalian.