
Sangatta, November 2025 — SMA Prima YPPSB kembali menyelenggarakan Prima Nawasena yang dipadukan dengan malam penghargaan Anugerah Bintang Prima 2025. Acara yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi ini berlangsung penuh inspirasi, kehangatan, dan apresiasi, serta dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Wilayah II, Ketua Forum Komite Sekolah (FKS), Ketua YPPSB, serta beberapa jajaran pengurus dan manajemen YPPSB.
Dalam sambutannya, para tamu kehormatan menegaskan bahwa Prima Nawasena merupakan wujud praktik pendidikan karakter yang holistik. Perpaduan seni, refleksi, dan penghargaan ini dinilai mampu mendorong siswa untuk terus berproses, berkembang, dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih baik.
Tahun ini, Prima Nawasena menghadirkan drama tematik yang mengisahkan perjalanan seorang anak bernama Prima, yang memiliki cita-cita besar menjadi dokter. Drama tersebut menggambarkan perjuangan Prima menghadapi tantangan pendidikan, keraguan diri, serta beban hidup, namun tetap teguh mengejar impian. Panggung semakin hidup dengan hadirnya tokoh legendaris dunia medis, Florence Nightingale, yang digambarkan sebagai sosok pembimbing penuh integritas, empati, dan dedikasi.
Cerita drama ditutup dengan penanda bahwa perjalanan Prima belum berakhir. Kisahnya akan berlanjut dan mencapai babak baru pada Wisuda Purna Krida Cendekia di April 2026, menjadikannya rangkaian cerita berseri yang sarat makna.
Usai penampilan drama, acara berlanjut pada Anugerah Bintang Prima 2025, penghargaan yang diberikan kepada siswa berprestasi dari tiga angkatan dalam empat kategori.
Angkatan I (Kelas XII)
• Prima Cendekia: Syifa Fadilatus Zahra
• Prima Satya: Ismawati Aminah Rosyada
• Prima Niscala: M. Fiqri Faturrahman
• Prima Makara: Jordan Firohman
Angkatan II (Kelas XI)
• Prima Cendekia: Yohanes April Silalahi
• Prima Satya: M. Azzam Ar Rantisi
• Prima Niscala: Ardiyanti Kinasih
• Prima Makara: Sakinah Janneta Putri S.
Angkatan III (Kelas X)
• Prima Cendekia: Matthew Sihombing
• Prima Satya: Shim Lethisa
• Prima Niscala: M. Syafiq Alzihni
• Prima Makara: Jastin Ismail
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Momen Ungkapan Bakti, yang menjadi salah satu bagian paling emosional hari itu. Siswa-siswi menyerahkan bunga serta surat pribadi kepada orang tua sebagai ungkapan terima kasih dan penghormatan atas dukungan yang tidak pernah berhenti. Banyak orang tua yang tampak terharu dan menitikkan air mata, menjadikan suasana penuh kehangatan dan kedekatan.
Prima Nawasena kembali membuktikan dirinya sebagai signature event SMA Prima YPPSB, sebuah wadah yang tidak hanya menampilkan prestasi akademik, seni, dan karakter, tetapi juga membangun ikatan emosional antara siswa, orang tua, dan sekolah. Tahun ini menjadi awal dari rangkaian cerita yang akan berlanjut menuju Purna Krida Cendekia 2026, ketika perjalanan Prima dan para siswa memasuki babak baru dalam proses mereka menjadi pribadi yang lebih matang dan berkarakter.
