
Sangatta, Mei 2026 — Sepekan lalu, tepatnya pada Sabtu, 9 Mei 2026, Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara (YPPSB) menggelar BCT Hindu EXPO 2026 yang bertempat di Aula SD YPPSB 3 dan diikuti oleh kurang lebih 50 siswa-siswi dan guru Hindu dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/K se-Sangatta. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen YPPSB dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan seluruh umat yang ada di lingkungannya.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Suci Nyepi dan Hari Suci Saraswati. Meski karena beberapa penyesuaian pelaksanaannya dilakukan pada bulan Mei, semangat dan makna kegiatan ini tetap terjaga dengan penuh khidmat dan kegembiraan.
Yang membuat BCT Hindu EXPO 2026 semakin istimewa adalah keterlibatan berbagai organisasi dan lembaga keagamaan serta pemerintahan yang turut bersinergi dalam kegiatan ini. Beberapa di antaranya adalah Pura Dharma Prima Jagatnatha Sangatta yang bernaung di bawah PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) sebagai organisasi keagamaan Hindu tertinggi, WHDI (Wanita Hindu Dharma Indonesia), Pasraman Prima Jagat Natha sebagai sekolah Hindu nonformal, Peradah sebagai wadah pemuda Hindu, serta Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur. Kolaborasi lintas organisasi dan lembaga ini menjadikan BCT Hindu EXPO 2026 sebagai sebuah sinergi yang bermakna antara empat pilar pendidikan yaitu orang tua sebagai guru di rumah, guru di sekolah, pemerintah, dan pemangku sebagai guru di Pura.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari para siswa beragama Hindu yang tampil memukau di hadapan seluruh hadirin. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang telah diselenggarakan, menjadi momen apresiasi yang membanggakan bagi para siswa berprestasi.
Melalui BCT Hindu EXPO 2026, YPPSB ingin menyampaikan pesan bahwa yayasan ini adalah rumah bagi semua tanpa memandang latar belakang agama. YPPSB berkomitmen untuk terus memfasilitasi setiap kegiatan keagamaan dengan sepenuh hati, sekaligus membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh anak-anak Hindu di Sangatta untuk bergabung dan menimba ilmu di lingkungan YPPSB yang inklusif dan berkarakter.
